Kehebatan dan Muhjizat Nabi Muhammad SAW

image

Mukjizat Muhammad  adalah kemampuan luar biasa yang diberikan Allah kepada Nabi Muhammad S.A.W untuk membuktikan kenabiannya. Dalam Islam, mukjizat terjadi hanya karena izin Allah, di antara mukjizat Nabi Muhammad adalah Isra dan Mi’raj dalam tidak sampai satu hari. Selain itu, Nabi Muhammad juga pernah membelah bulan pada masa penyebaran Islam di Mekkah, wahyu Al-Qur’an, dan lain-lain. Dalam hadits yang diriwayatkan Abu Hurairah dikatakan bahwa rasulullah bersabda, “Tidak ada seorang pun di antara para nabi kecuali mereka diberi sejumlah mukjizat yang di antaranya manusia beriman kepadanya dan mukjizat yang saya terima adalah wahyu. Allah mewahyukannya kepadaku. Maka saya berharap kiranya menjadi nabi yang paling banyak pengikutnya pada hari kiamat.” Menurut syariat Islam, tidak ada mukjizat yang diberikan Allah kepada seorang nabi melainkan mukjizat itu pun diberikan kepada Muhammad secara persis sama atau bahkan lebih hebat. Seperti Sulayman yang sanggup berbicara kepada hewan, Isa yang dapat mengetahui rahasia hati umatnya dan seterusnya.

image

Kehebatan dan Muhjizat Nabi Muhammad SAW

Pertandaimage

  • Tradisi Islam banyak menceritakan bahwa pada masa kelahiran dan masa sebelum kenabian, Nabi Muhammad sudah diliputi banyak irhasat (pertanda). Muhammad dilahirkan pada tanggal 22 April 570 di kalangan keluarga bangsawan Arab, Bani Hasyim. Ibnu Hisyam, dalam Sirah Nabawiyah menuliskan Muhammad memperoleh namanya dari mimpi ibunya, Aminah binti Wahab ketika mengandungnya. Aminah memperoleh mimpi bahwa ia akan melahirkan “pemimpin umat”. Mimpi itu juga yang menyuruhnya mengucapkan, “Saya meletakkan dirinya dalam lindungan Yang Maha Esa dari segala kejahatan dan pendengki.” Kisah Aminah dan Abdul Muthalib juga menunjukkan bahwa sejak kecil Muhammad adalah anak yang luar biasa.

Berikut ini adalah irhasat yang terjadi pada saat sebelum, sesudah kelahiran dan masa kecil Muhammad:

Sebelum dan sesudah kelahiran

  • Aminah binti Wahab, ibu Muhammad pada saat mengandung Rasulullah Muhammad tidak pernah merasa lelah seperti wanita pada umumnya,
  • Raja Khosrow (Kekaisaran Sassania dari Persia) dan para pendita Majusi bermimpi yang menakutkan.
  • Dinding istana Raja Khosrow tiba-tiba retak dan empat belas menaranya Dewan Kekaisaran ini runtuh,
  • Padamnya api yang disembah penganut Agama Majusi secara tiba-tiba,
  • Terjadinya gempa yang merobohkan tempat ibadah di sekitar Kerajaan Rum,
  • Danau dan sawah mengering.
  • Saat melahirkan Muhammad, Aminah binti Wahab tidak merasa sakit seperti wanita sewajarnya.
  • Keluarnya cahaya dari faraj Aminah yang menerangi istana negeri Syam.
  • Muhammad dilahirkan dalam keadaan sudah berkhitan.
  • Lahir dengan tali pusar sudah terputus.

Balita dan kanak-kanak

  • Halimah binti Abi-Dhua’ib, ibu susuan Muhammad dapat menyusui kembali setelah sebelumnya ia dinyatakan telah kering susunya. Halimah dan suaminya pada awalnya menolak Muhammad  karena yatim. Namun, karena alasan ia tidak ingin dicemooh Bani Sa’d, ia menerima Muhammad . Selama dengan Halimah, Muhammad  hidup nomaden bersama Bani Sa’d di gurun Arab selama empat tahun.
  • Ternak kambing Halimah menjadi gemuk-gemuk dan susunya pun bertambah,
  • Pada usia 5 bulan ia sudah pandai berjalan, usia 9 bulan ia sudah mampu berbicara dan pada usia 2 tahun ia sudah bisa dilepas bersama anak-anak Halimah yang lain untuk menggembala kambing.
  • Abdul Muthalib, kakek Muhammad menuturkan bahwa berhala yang ada di Ka’bah tiba-tiba terjatuh dalam keadaan bersujud saat kelahiran Muhammad. Ia juga menuturkan bahwa ia mendengar dinding Ka’bah berbicara, “Nabi yang dipilih telah lahir, yang akan menghancurkan orang-orang kafir dan membersihkan dariku dari beberapa patung berhala ini, kemudian memerintahkan untuknya kepada Zat Yang Merajai Seluruh Alam Ini.”
  • Ketika Muhammad berusia empat tahun, ia pernah dibedah perutnya oleh dua orang berbaju putih yang terakhir diketahui sebagai malaikat. Peristiwa itu terjadi di ketika Muhammad sedang bermain dengan anak-anak Bani Sa’d dari suku Badui. Setelah kejadian itu, Muhammad dikembalikan oleh Halimah kepada Aminah.[19] Sirah Nabawiyyah, memberikan gambaran detail bahwa kedua orang itu, “membelah dadanya, mengambil jantungnya, dan membukanya untuk mengelurkan darah kotor darinya. Lalu mereka mencuci jantung dan dadanya dengan salju.” Peristiwa seperti itu juga terulang 50 tahun kemudian saat Muhammad diIsra’kan ke Yerusalem lalu ke Sidratul Muntaha dari Mekkah.
  • Dikisahkan pula pada masa kecil Muhammad, ia telah dibimbing oleh Allah. Hal itu mulai tampak setelah ibu dan kakeknya meninggal. Dikisahkan bahwa Muhammad pernah diajak untuk menghadiri pesta dalam tradisi Jahiliyah, namun dalam perjalanan ke pesta ia merasa lelah dan tidur di jalan sehingga ia tidak mengikuti pesta tersebut.

Remaja

  • Pendeta Bahira menuturkan bahwa ia melihat tanda-tanda kenabian pada diri Muhammad. Muhammad saat itu berusia 12 tahun sedang beristirahat di wilayah Bushra dari perjalannya untuk berdagang bersama Abu Thalib ke Syiria. Pendeta Bahira menceritakan bahwa kedatangan Muhammad saat itu diiringi dengan gumpalan awan yang menutupinya dari cahaya matahari. Ia juga sempat berdialog dengan Muhammad dan menyaksikan adanya sebuah “stempel kenabian” (tanda kenabian) di kulit punggungnya.
  • Tanah yang dilalui oleh unta Muhammad diperpendek jaraknya oleh Jibril, sebelah sisi kanan dijaga oleh Israfil dan sisi kirinya dijaga oleh Mikail kemudian mendung menaunginya.

Mukjizat

Berikut adalah mukjizat-mikjizat yang diperolehnya ketika Muhammad telah menerima wahyu ketika ia berusia 40 tahun. Abu Sa’ad an-Nisaburi menyebutkan dalam bukunya yang berjudul Kitabu Syarafil Musthafa, bahwa kekhususan Muhammad berjumlah enam puluh. Sebagian ulama menyebutkan bahwa nabi  telah dianugerahi tiga ribu mukjizat dan kekhususan. Sedangkan di dalam Al-Quran itu sendiri terdapat sekitar enam puluh ribu mukjizat.

Fisikimage

  • Dapat melihat dengan jelas dalam keadaan gelap.
  • Wajah Muhammad memancarkan cahaya dikegelapan pada waktu sahur.
  • Dua Sahabat Muhammad dibimbing oleh dua cahaya, setelah bertemunya.
  • Peluh yang keluar dari tubuh Muhammad memiliki bau harum, jika Muhammad berjabat tangan dengan seseorang maka aroma harum itu akan membekas selama beberapa hari ditangan orang tersebut.
  • Tubuh Muhammad memancarkan petir ketika hendak dibunuh oleh Syaibah bin ‘Utsman pada Perang Hunain.
  • Muhammad yang sanggup menghancurkan batu besar dengan tiga kali pukulan, dikala menjelang Perang Khandaq, padahal pada saat itu Muhammad belum makan selama 3 hari.
  • Muhammad sanggup merubuhkan seorang pegulat bertubuh tinggi dan kekar, Rukanah al-Mutthalibi hanya dengan dua kali dorongan saja.[33] Kemudian anak Rukanah yang bernama Yazid bin Rukanah pun menantang bergulat dengan taruhan 300 ekor domba, pada akhirnya nabi berhasil mengalahkan Yazid hingga tiga kali, dan mengembalikan semua domba-domba milik Yazid.
  • Sela-sela jemari tangannya memancarkan air, kemudian air itu untuk berwudhu 300 orang sahabat hanya dengan semangkuk air.

Do’a

  • Mendo’akan kedua mantan menantunya (Uthbah dan Uthaibah) dimakan binatang buas, setelah mereka berkata kasar kepada Muhammad.
  • Mendoakan untuk menumbuhkan gigi salah seorang sahabatnya bernama Sabiqah yang rontok sewaktu perang.
  • Mendoakan Anas bin Malik dengan banyak harta dan anak.
  • Mendoakan supaya Kerajaan Kisra hancur, kemudian doa tersebut dikabulkan.
  • Mendoakan Ibnu Abbas menjadi orang yang faqih dalam agama Islam.

Kharisma dan kewibawaan

  • Tatapan mata membuat Umar bin Al-Khaththab dan Abu Jahm lari terbirit-birit, ketika mereka berencana untuk membunuh Muhammad pada malam hari.
  • Tatapan mata yang menggetarkan Ghaurats bin Harits, yaitu seorang musuh yang pernah menghunus pedang kearah leher Muhammad.
  • Allah melumpuhkan Hay bin Akhtab dan para sahabatnya, ketika hendak melemparkan batu yang besar kepada Muhammad.
  • Menjadikan tangan Abu Jahal kaku.
  • Jin yang bernama Muhayr bin Habbar membantu dakwah Muhammad, kemudian jin itu diganti namanya oleh Muhammad menjadi Abdullah bin Abhar.

Menghilang, menidurkan dan mengalahkan musuh

  • Menghilang saat akan dibunuh oleh utusan Amr bin at-Thufail dan Ibad bin Qays utusan dari Bani Amr pada tahun 9 Hijriah atau Tahun Utusan.
  • Menghilang saat akan dilempari batu oleh Ummu Jamil, bibi Muhammad ketika ia duduk di sekitar Ka’bah dengan Abu Bakar.
  • Menghilang saat akan dibunuh Abu Jahal di mana saat itu ia sedang salat.
  • Menidurkan 10 pemuda Mekkah yang berencana membunuhnya dengan taburan pasir, kemudian ia berhasil melalui orang-orang yang menunggunya di pintu rumahnya untuk membunuhnya.
  • Melemparkan segenggam pasir ke arah musuh sehingga mereka dapat dikalahkan pada Perang Hunain dan Perang Badar.

Fenomena Alam

  • Menghentikan gempa yang terjadi di Mekkah dan Madinah, dengan cara menghentakkan kakinya dan memerintahkan bukit supaya tenang.
  • Menurunkan hujan dan meredakan banjir saat musim kemarau tahun 6 Hijriah di Madinah yang saat itu mengalami musim kemarau.
  • Berbicara dengan gunung untuk mengeluarkan air bagi Uqa’il bin Abi Thalib yang kehausan.
  • Menahan matahari tenggelam.
  • Membelah bulan dua kali untuk membuktikan kenabiannya pada penduduk Mekkah.
  • Bumi menelan seorang Quraisy yang hendak membunuh Muhammad dan Abu Bakar pada saat hijrah.

Makanan dan minumanimage

  • Paha kambing yang telah diracuni berbicara kepada Muhammad setelah terjadi Perang Khaibar.
  • Makanan yang di makan oleh Muhammad mengagungkan Nama Allah.
  • Makanan sedikit yang bisa dimakan sebanyak 800 orang pada Perang Khandaq
  • Roti sedikit cukup untuk orang banyak.[60]
  • Sepotong hati kambing cukup untuk 130 orang.
  • Makanan yang dimakan tidak berkurang justru bertambah tiga kali lipat.
  • Menjadikan beras merah sebanyak setengah kwintal yang diberikan kepada orang Badui Arab tetap utuh tidak berkurang selama berhari-hari.
  • Ikan al-anbar menjadi hidangan bagi 300 pasukan Muhammad.
  • Menjadikan minyak samin Ummu Malik tetap utuh tidak berkurang walau telah diberikan kepada Muhammad.
  • Wadah yang selalu penuh dengan air, walau sudah dituangkan hingga habis.[66]
  • Mengeluarkan air dari sumur yang ada di tengah gurun pasir, ketika Khalid bin walid pada saat itu masih menjadi musuhnya.
  • Mengeluarkan mata air baru untuk pamannya Abu Thalib yang sedang kehausan.
  • Mengeluarkan air yang banyak dari bejana milik seorang wanita penunggang unta.
  • Semangkuk susu yang bisa dibagi-bagikan kepada beberapa orang-orang Shuffah, Abu Hurayrah dan Muhammad.
  • Susu dan kencing unta bisa menyembuhkan penyakit orang Urainah.

Bayi, hewan, tumbuhan dan benda matiimage

  • Seorang bayi berumur satu hari bersaksi atas kerasulan Muhammad.
  • Bayi berumur 2 tahun memberi salam kepada Muhammad.
  • Persaksian seekor srigala dan dhab (sejenis biawak pasir) terhadap kerasulan Muhammad.
  • Seekor kijang berbicara kepada Muhammad.
  • Berbicara dengan beberapa ekor unta.
  • Unta besar yang melindungi Muhammad dari kejahatan Abu Jahal.
  • Seekor burung mengadu kepada Muhammad tentang kehilangan anaknya.
  • Seekor anjing yang membunuh salah satu petinggi kerajaan Mongol karena telah mencela Muhammad.
  • Pohon kurma dapat berbuah dengan seketika.
  • Batang pohon kurma meratap kepada Muhammad.
  • Sebuah tandan kurma yang bercahaya diberikan kepada Qatadah bin Nu’man sebagai obor penerang jalannya pulang.
  • Memanggil sebuah pohon untuk mendekatinya, karena untuk menambahkan pembuktian atas kenabiannya kepada Rukanah.
  • Pohon menjadi saksi dan dibuat berbicara kepada Muhammad dan orang dusun (Arab Badui).
  • Memerintahkan pohon untuk menjadi penghalang ketika Muhammad hendak buang hajat pada suatu perjalanan.
  • Batang kayu yang kering menjadi hijau kembali ditangannya.
  • Permadani yang besaksi atas kerasulan Muhammad atas permintaan Malik bin as-Sayf.
  • Mimbar menangis setelah mendengar bacaan ayat-ayat Allah.
  • Batu, pohon dan gunung memberi salam kepada Muhammad.
  • Batu kerikil bertasbih ditelapak tangan Muhammad.
  • Memanggil batu agar menyeberangi sungai dan mengapung, menuju kearah Muhammad dan Ikrimah bin Abu Jahal.
  • Berhala-berhala runtuh dengan hanya ditunjuk oleh Muhammad.
  • Memberinya sebatang kayu yang berubah menjadi pedang kepada Ukasyah bin Mihsan, ketika pedangnya telah patah dalam sebuah pertempuran.
  • Berbicara dengan gilingan tepung Fatimah yang takut dijadikan batu-batu neraka.
  • Mengubah emas hadiah raja Habib bin Malik menjadi pasir di Gunung Abi Qubaisy.
  • Memerintahkan gilingan tepung untuk berputar dengan sendirinya.
  • Secara tiba-tiba ada sarang laba-laba, dua ekor burung yang sedang mengeramkan telur dan cabang-cabang pohon yang terkulai menutupi mulut gua di Gunung Thur, sewaktu Muhammad dan Abu Bakar bersembunyi dari kejaran orang Quraisy.

Menyembuhkanimage

  • Menyembuhkan betis Ibnu al-Hakam yang terputus pada Perang Badar, kemudian Muhammad meniupnya, lalu sembuh seketika tanpa merasakan sakit sedikit pun.
  • Menyembuhkan mata Qatadah tergantung di pipinya yang terluka pada Perang Uhud, kemudian oleh Muhammad mata tersebut dimasukkan kembali dan menjadi lebih indah dari sebelumnya.[102][103]
  • Menyembuhkan daya ingat Abu Hurayrah yang pelupa.
  • Menyembuhkan kaki Abdullah bin Atik yang patah sehingga pulih seperti sediakala.
  • Menyembuhkan luka sayatan di betis Salamah bin al-Akwa pada Perang Khaibar.[
  • Menyembuhkan penyakit mata Ali bin Abi Thalib saat pemilihan pembawa bendera pemimpin dalam Perang Khaibar.
  • Menyembuhkan sakit kepala Ali bin Abi Thalib.
  • Menyembuhkan luka gigitan ular yang diderita Abu Bakar dengan ludahnya saat bersembunyi di Gua Hira (dalam kisah lain dikatakan Gua Tsur)[110] dari pengejaran penduduk Mekah.
  • Menyembuhkan luka bakar ditubuh anak kecil yang bernama Muhammad bin Hathib dengan ludahnya.
  • Menyembuhkan luka bakar Amar bin Yasir yang telah dibakar oleh orang-orang kafir.
  • Menyembuhkan anak yang bisu sejak lahir, sehingga bisa berbicara.
  • Menyembuhkan mata ayah Fudayk yang putih semua dan buta.
  • Air seni Muhammad pernah terminum oleh pembantunya yang bernama Ummu Aiman, sehingga menyembuhkan sakit perut pembantunya.
  • Mengembalikan penglihatan orang yang buta.
  • Menyembuhkan penyakit lumpuh seorang anak.
  • Mengobati penyakit gila seorang anak.
  • Menyembuhkan tangan wanita yang lumpuh dengan tongkatnya.
  • Menyembuhkan penyakit kusta istri Mu’adz bin Afra’ dengan tongkatnya.
  • Menyembuhkan penyakit kusta Sa’id bin Abyadh bin Jamal di bagian wajahnya.
  • Menyambung tangan orang Badui yang putus setelah dipotong oleh dirinya sendiri sehabis menampar Muhammad.
  • Menyembuhkan putri Raja Habib bin Malik yang cacat buta, tanpa tangan dan kaki.
  • Mengeluarkan susu dan menyembuhkan penyakit pada domba milik Ummu Ma’bad.
  • Mengusapkan wajah Qatadah bin Milhan yang telah berusia lanjut, sehingga wajahnya tetap terlihat muda dan cerah.
  • Menyembuhkan sakit perut Ubaidah bin Rifa’ah.

Menghidupkan orang mati

  • Menghidupkan anak perempuan yang telah mati lama dikuburannya.

Hal ghaib dan ru’yahimage

  • Mendapatkan bantuan dari Malaikat Jundallah ketika dalam Perang Badar.[128]
  • Mengetahui kejadian yang tidak dilihat olehnya.[129]
  • Mengetahui apa yang telah terjadi, sedang terjadi, yang akan terjadi.
  • Sanggup melihat dibalik punggungnya seperti melihat dari depan.[130][131]
  • Melihat dan mendengar apa yang ada dilangit dan bumi.[132]
  • Mengetahui isi hati sahabat dan lawannya.
  • Mengetahui yang terjadi di dalam kubur.
  • Mengetahui ada seorang Yahudi yang sedang disiksa dalam kuburnya.
  • Meramalkan seorang istrinya ada yang akan menunggangi unta merah, dan disekitarnya ada banyak anjing yang menggonggong dan orang tewas. Hal itu terbukti pada Aisyah pada saat Perang Jamal di wilayah Hawwab yang mengalami kejadian yang diramalkan Muhammad.
  • Meramalkan istrinya yang paling rajin bersedekah akan meninggal tidak lama setelahnya dan terbukti dengan meninggalnya Zainab yang dikenal rajin bersedekah tidak lama setelah kematian Muhammad.
  • Meramalkan Abdullah bin Abbas akan menjadi “bapak para khalifah” yang terbukti pada keturunah Abdullah bin Abbas yang menjadi raja-raja kekhalifahan Abbasiyah selama 500 tahun.
  • Meramalkan umatnya akan terpecah belah menjadi 73 golongan.
  • Mengetahui nasib cucu-cucunya dikemudian hari, seperti nasib Hasan yang akan bermusuhan dengan Mu’awiyyah bin Abu Sufyan beserta keturunannya. Nasib Husain yang akan dibantai oleh tentara Yazid disebuah Padang Karbala.
  • Mengetahui akan adanya Piagam Pemboikotan oleh tokoh-tokoh Quraisy.
  • Jarak pandang tembus hingga melihat Masjid al-Aqsha dari jarak kejauhan.

Mukjizat terbesar

  • Isra dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsa, lalu Mi’raj dari Baitul Maqdis ke Sidratul Muntaha, untuk menerima perintah salat dalam waktu tidak sampai satu malam.
  • Menerima firman Tuhan melalui wahyu yang kemudian dijadikan satu bundel dengan nama Al-Qur’an.

Penjelasan sebagai manusia biasaimage

Terdapat kisah yang mengatakan bahwa Nabi Muhammad tidak memiliki bayangan, karena jasadnya terbuat dari cahaya. Pendapat ini disampaikan oleh Muhammad as-Sholihi dalam kitabnya yang berjudul “Subul al-Huda wa ar-Rasyad”. Muhammad as-Sholihi mengutip beberapa riwayat dari beberapa ulama, di antaranya adalah Ibnu Sab’ dalam “Khasais Nabi” dan ad-Dzakwan. Ibnu Sab’ mengatakan, bahwa “Bayangan nabi  tidak menempel di tanah. Karena dia adalah cahaya. Apabila dia berjalan di bawah terik atau di malam purnama, tidak nampak bayangannya.” Kemudian keterangan lain dari seorang tabiin bernama ad-Dzakwan, dia mengatakan, “Tidak terlihat bayangan rasulullah  di bawah matahari maupun purnama”.

Riwayat di atas dinilai sangat lemah dan palsu (maudhu), dikarenakan pernyataan-pernyataan yang tidak memiliki bukti (dasar) dari al-Qur`an maupun hadits nabi yang shahih, kemudian banyak dalil yang menyatakan bahwa Nabi Muhammad hanya manusia biasa, dan Allah telah menjelaskan hal ini dalam Al-Qur’an:

Katakanlah: Sesungguhnya saya ini manusia biasa seperti kamu,… (Al-Kahf 18:110)
Tidaklah Kami jadikan untuk mereka (para nabi) tubuh-tubuh yang tidak makan makanan, dan tidak (pula) mereka itu orang-orang yang kekal. (Al-Anbiya 21:8)
Mereka berkata: “Mengapa rasul itu memakan makanan dan berjalan di pasar-pasar?” (Al-Furqan 25:8)

Semua ayat di atas menunjukkan bahwa karakter fisik para nabi dan rasul, tidak berbeda dengan umatnya, artinya mereka sama-sama manusia, yang membedakan hanyalah ketakwaannya saja,[141] dan keistimewaan lain dari para nabi dan rasul adalah jasad mereka tidak akan hancur “dimakan tanah”.[142]

Tidak mengetahui hal gaib kecuali mendapatkan wahyu

Dari kesemua mukjizat yang dimilikinya, ia pernah mengalami ketidaktahuannya tentang beberapa masalah, seperti tidak mengetahui kapan datangnya kiamat,[143][144] kemudian apakah Ibnu Shayyad sesungguhnya Dajal atau bukan, tidak mengetahui ada beberapa sahabatnya dari kalangan Arab Badui dan Madinah yang munafik,[146] tidak mengetahui perkara-perkara gaib yang lainnya, jika Allah tidak memberikan wahyu.[148] Karena pada dasarnya syariat Islam mengajarkan segala sesuatu yang gaib hanya Allah yang Maha Tahu (Al `Aliim). Kemudian ia pernah mengalami sakit, terkena sihir dan racun,[151] terluka karena pukulan, sabetan pedang bahkan rasa sakit akibat demam sama seperti apa yang sering dialami oleh fisik manusia biasa. Karena Nabi Muhammad termasuk bani Adam yang diciptakan dari tanah. Sementara yang diciptaan dari cahaya hanyalah malaikat, dan nabi bukanlah golongan malaikat.

Terluka saat perang

  • Dalam sejarah Islam, beberapa kali Muhammad terluka dan mengalami kesakitan akibat peperangan dengan musuhnya, di antaranya ketika terjadinya Perang Uhud, dalam kondisi yang sangat kritis itu, ‘Utbah bin Abi Waqqash melempar Muhammad dengan batu sehingga ia terjatuh, mengakibatkan gigi seri bawah kanan terkena dan juga melukai bibir bawahnya.
  • Kemudian Abdullah bin Syihab Al Zuhry tiba-tiba mendekati Muhammad dan memukul hingga keningnya terluka, tidak hanya itu saja datang pula Abdullah bin Qami’ah seorang penunggang kuda mengayunkan pedang ke bahu Muhammad dengan pukulan yang keras, pukulan pedang itu tidak sampai menembus dan merusak baju besi yang ia kenakan.
  • Lalu kembali Abdullah bin Syihab Al Zuhry memukul di bagian tulang pipi Muhammad hingga ada dua keping lingkaran rantai topi besi yang terlepas menembus pipi Muhammad dan akibat pukulan pedang itu ia mengalami kesakitan selama sebulan.
  • Peristiwa lain yang dialami oleh Muhammad, bahwa ia-pun mengalami sakit demam, bahkan menurut hadits dikisahkan demamnya lebih parah, melebihi demam yang dialami dua orang dewasa. Sebagaimana yang pernah diriwayatkan oleh Abdullah bin Mas’ud.
  • Apa yang dialami oleh Muhammad seperti yang dikisahkan di atas, menunjukkan bahwa ia juga mengalami keadaan yang sama seperti manusia pada umumnya, sesuai dengan fitrah sebagai manusia biasa.

 

 

 

.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s