10 Fakta Habib Rizieq Yang Belum Banyak Diketahui

  1. Habib Rizieq yang bernama lengkap Muhammad Rizieq bin Hussein Shihab adalah seorang tokoh Islam Indonesia yang dikenal sebagai pemimpin organisasi Front Pembela Islam. Namun sejak berusia empat tahun, is sudah rajin mengaji di masjid-masjid.
  2. Ibunya yang sekaligus berperan sebagai bapak dan bekerja sebagai penjahit pakaian serta perias pengantin, sangat memperhatikan pendidikan Habib Muhammad Rizieq Shihab dan satu anaknya yang lain.
  3. Rizieq bergelar S2 dalam Studi Islam, Universitas Antar-Bangsa (S2), Malaysia dan pendidikan S3 di Universitas Antar-Bangsa Malaysia
  4. Habib Rizieq di Jakarta pada tanggal 24 Agustus 1965. Ayahnya Habib Husein bin Muhammad Shihab dan ibunya Syarifah Sidah Alatas. Ayahnya meninggal semenjak ia masih berumur 11 bulan, dan semenjak itulah Habib Muhammad Rizieq Shihab tidak dididik di pesantren.
  5. Setelah lulus SD, Habib Muhammad Rizieq Shihab masuk ke SMP Pejompongan, Jakarta Pusat. Ternyata jarak sekolah dengan rumahnya di Petamburan, juga di Jakarta Pusat, terlalu jauh. Ia pun kemudian dipindahkan ke sekolah yang lebih dekat dengan tempat tinggalnya, SMP Kristen Bethel Petamburan.
  6. Lulus SMA, Habib Rizieq meneruskan studinya di King Saudi University, Arab Saudi, yang diselesaikan dalam waktu empat tahun dengan predikat cum-laude. Habib Muhammad Rizieq Shihab pernah kuliah untuk mengambil S2 di Malaysia, tetapi hanya setahun.
  7. Habib Muhammad Rizieq Shihab mendeklarasikan berdirinya Front Pembela Islam (FPI) tanggal 17 Agustus 1998. Front Pembela Islam (FPI) adalah sebuah organisasi massa Islam yang berpusat di Jakarta. Selain beberapa kelompok internal, yang disebut oleh FPI sebagai sayap juang, FPI memiliki kelompok Laskar Pembela Islam, kelompok paramiliter dari organisasi tersebut yang kontroversial karena melakukan aksi-aksi “penertiban” (sweeping) terhadap kegiatan-kegiatan yang dianggap maksiat atau bertentangan dengan syariat Islam terutama pada masa Ramadan dan seringkali berujung pada kekerasan.
  8. FPI mulai dikenal sejak terjadi Peristiwa Ketapang, Jakarta, 22 November 1998, sekitar 200 anggota massa FPI bentrok dengan ratusan preman. Bentrokan bernuansa suku, agama, ras, antargolongan ini mengakibatkan beberapa rumah warga dan rumah ibadah terbakar serta menewaskan sejumlah orang.
  9. Pada tanggal 30 Oktober 2008 Habib Muhammad Rizieq Shihab divonis 1,5 tahun penjara karena dinyatakan bersalah terkait penyerangan terhadap massa Aliansi Kebangsaan untuk Kebebasan Beragama dan Berkeyakinan atau AKKBB pada peristiwa Insiden Monas 1 Juni.
  10. Arifin Ilham, Habib Rizies Kharomah. Ustadz Arifin Ilham: Itu Karomah, Habib Kebal Terhadap Gas Air Mata “Beliau tidak kena efek gas air mata meski habib tidak pakai odol, beliau kuat fisiknya,” pengakuan Ustadz Arifin Ilham Insiden bentrokan yang diwarnai tembakan gas air mata menjadi catatan tersendiri bagi Pimpinan Majelis Az-Zikra, Ustadz Muhammad Arifin Ilham terhadap Pembina GNPF-MUI, Habib Muhammad Rizieq Syihab. Hal itu disampaikan ustadz Arifin Ilham dalam sebuah pengajian bulanan setiap Sabtu pekan pertama yang diselenggarakan Masjid An-Nuur di Kalimalang Jakarta Timur pada 5 November 2016, Ustadz Arifin menceritakan tentang satu karomah yang diberikan Allah kepada Habib Rizieq. Salah satunya kekuatan fisik yang ia miliki saat terjadi insiden aksi Bela Islam 4 November lalu. Ustadz Arifin bercerita, dirinya menyaksikan langsung bagaimana Habib Rizieq tetap bertahan saat kepulan asap gas air mata berada di sekelilingnya. Habib Rizieq berada di barisan depan mengkomando peserta aksi untuk tidak anarkis. Tembakan gas air mata oleh polisi mengarah ke atas lalu jatuh di kerumunan massa, bahkan tembakan gas air mata juga mengarah ke para ulama dan habaib yang berada di mobil komando. Juga menyasar ke pasukan pengamanan yang ada di depan. Saat itulah, gas air mata benar-benar mengacaukan massa. Namun Habib Rizieq tetap berdiri dan terus menenangkan masaa, padahal Habib Rizieq tidak mengenakan odol atau pasta di seputar wajahnya untuk menangkal efek gas air mata. Serbuan gas air mata ini membuat sejumlah ulama dan massa tumbang harus dilarikan ke rumah sakit untuk mendapat perawatan. Ustadz Arifin Ilham, Syaikh Ali Jaber, KH Fahrurrozi Ishaq termasuk ulama yang tumbang dan mendapat perawatan. Namun Habib Rizieq tidak. Ia tetap tegap berdiri seraya mengucapkan asma-asma Allah.
Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s