Pesan Allah Dalam Quran Untuk Politikus dan Partisan Politik Yang Munafik

Pesan Allah Dalam Quran Untuk Politikus dan Partisan Politik Yang Munafik

Munafik adalah perbuatan yang tidak disukai Allah, Munafik dapat dilakukan untuk semua profesi seperti penguasa, pedagang, politikus, dokter, hakim atau profesional lainnya. Dalam tahun politik ini khususnya politikus, partisan politikus dan masyarakat lainnya ikut terseret dalam panasnya iklim politik. Tampaknya fenomena politik ini tampak mulai menunjukkan umat dan partaiyang dikelilingi oleh sekelompok orang munafik. Penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar politikus Insonesia munafik. Sebesar 65,30 persen publik menyatakan apa yang biasanya diucapkan elite berbeda dengan perbuatannya Umat Indonesia akan menilai siapa saja politikus dan partisan politik yang munafik itu. Allah berpesan dalam Quran khusus untuk umat yang munafik dalam berpolitik.

Peneliti Lingkaran Survei Indonesia (LSI), Ruly Akbar mengatakan publik sudah tidak percaya lagi kepada para politisi. Kepercayaan masyarakat terus menurun seiring dengan banyaknya perilaku elit politik yang menyimpang dan munafik. Dari riset yang dilakukan, LSI menyimpulkan ada tiga faktor utama yang menyebabkan tingkat kepercayaan publik terhadap politisi rendah. Yang pertama kata Rully adalah penilaian publik terhadap politisi tak bisa dijadikan teladan. “Hanya sebesar 47,10 persen publik yang menyatakan bahwa para elite politik yang dapat dijadikan contoh atau teladan dalam berperilaku. Sedangkan mayoritas publik yaitu sebesar 52,10 persen, menyatakan lebih banyak elite politik yang tidak bisa dijadikan contoh atau teladan,” kata Rully dalam paparan hasil survei LSI, bertajuk “Moralitas Publik pada Elit di Titik Nadir”, Minggu (7/7) di Jakarta.

Rully menjelaskan banyaknya elite politik yang perilakunya bertentangan dengan etika normatif sehari-hari ataupun agama, membuat publik mengalami krisis tokoh yang patut diteladani. “Banyaknya politisi yang terlibat kasus korupsi dan kasus moral (perselingkuhan dan lain-lain) membuat publik ragu terhadap komitmen moral politisi tersebut,” ujarnya. Alasan kedua, Ruly membeberkan, publik menilai elite cenderung melakukan sikap dan tindakan hipokrit atau munafik. Hipokrit yang dimaksud ucapan tidak sesuai dengan perbuatan. “Sebesar 65,30 persen publik menyatakan apa yang biasanya diucapkan elite berbeda dengan perbuatannya. Sedangkan yang percaya hanya 26,70 persen. Yang tidak tahu atau tidak menjawab 8 persen,” paparnya. Yang ketiga adalah disparitas antara klaim agama dan perilaku para elite. Publik menilai semakin ada jarak antara klaim ajaran agama elit dan praktek politiknya. Hanya 36,5 persen publik yang menilai politisi bertindak sesuai dengan keyakinan dan ajaran agama. Sebesar 37,5 persen menyatakan lebih banyak politisi yang bertindak bertentangan dengan ajaran agamanya. Dan 26 persen tidak tahu atau tidak menjawab. Riset ini menggunakan quick poll dengan “smartphone LSI” dan metode multistage random sampling. Jumlah responden 1200, dengan margin of error kurang lebih 2,9 persen

Munafik atau Nifak

Nifak merupakan sifat yang paling dibenci oleh Allah SWT, sehingga mereka yang tergolong orang-orang munafik (orang yang memiliki sifat nifak) akan mendapatkan siksa yang amat pedih. Nifak sendiri terbagi dua, yakni nifak i’tiqadi (aqidah/keyakinan) dan nifak ‘amali (perbuatan). Orang Islam yang beriman tidak mungkin melakukan nifak i’tiqadi, karena jenis nifak tersebut tidak mungkin bersamaan dengan keimanan. Yang harus diwaspadai bagi orang-orang mukmin adalah nifaq ‘amali. Untuk mengetahui ciri-ciri orang munafik silakan baca 3 Ciri Orang Munafik Dalam Islam Yang Harus Diwaspadai pada pembahasan sebelumnya.

Ciri-Ciri Munafik

“Tanda-tanda orang munafik ada tiga, yaitu: 1) jika berbicara ia berdusta, 2) jika berjanji ia ingkar, dan 3) jika dipercaya ia berkhianat.” (H.R. al-Bukha-ri)

Dampak buruk Sifat nifak

  • Perilaku nifak sangat merugikan orang lain, baik secara moril maupun materiil.
  • Orang yang berlaku nifak telah merugikan dirinya sendiri. Ia tidak akan lagi dipercaya karena kebiasaannya berbohong,berkhianat, dan ingkar janji.
  • Perilaku nifak dapat merusak tatanan kehidupan masyarakat karena setiap individu menaruh curiga terhadap individu lain.
  • Perilaku nifak dapat menyeret pelakunya ke dasar neraka yang paling dalam.

Pesan Allah Dalam Quran Untuk Politikus dan Partisan Politik Yang Munafik

Surat Ali ‘Imran Ayat 156

Artinya: “Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu seperti orang-orang kafir (orang-orang munafik) itu, yang mengatakan kepada saudara-saudara mereka apabila mereka mengadakan perjalanan di muka bumi atau mereka berperang: “Kalau mereka tetap bersama-sama kita tentulah mereka tidak mati dan tidak dibunuh”. Akibat (dari perkataan dan keyakinan mereka) yang demikian itu, Allah menimbulkan rasa penyesalan yang sangat di dalam hati mereka. Allah menghidupkan dan mematikan. Dan Allah melihat apa yang kamu kerjakan“.

Surat An-Nisa’ Ayat 81

Artinya: “Dan mereka (orang-orang munafik) mengatakan: “(Kewajiban kami hanyalah) taat”. Tetapi apabila mereka telah pergi dari sisimu, sebahagian dari mereka mengatur siasat di malam hari (mengambil keputusan) lain dari yang telah mereka katakan tadi. Allah menulis siasat yang mereka atur di malam hari itu, maka berpalinglah kamu dari mereka dan tawakallah kepada Allah. Cukuplah Allah menjadi Pelindung“.

Surat An-Nisa’ Ayat 138

Artinya: “Kabarkanlah kepada orang-orang munafik bahwa mereka akan mendapat siksaan yang pedih“.

Surat An-Nisa’ Ayat 140

Artinya: “…Sesungguhnya Allah akan mengumpulkan semua orang-orang munafik dan orang-orang kafir di dalam Jahannam“.

Surat An-Nisa’ Ayat 142

Artinya: “Sesungguhnya orang-orang munafik itu menipu Allah, dan Allah akan membalas tipuan mereka. Dan apabila mereka berdiri untuk shalat mereka berdiri dengan malas. Mereka bermaksud riya (dengan shalat) di hadapan manusia. Dan tidaklah mereka menyebut Allah kecuali sedikit sekali“.

Surat An-Nisa’ Ayat 145

Artinya: “Sesungguhnya orang-orang munafik itu (ditempatkan) pada tingkatan yang paling bawah dari neraka. Dan kamu sekali-kali tidak akan mendapat seorang penolongpun bagi mereka”.

Surat Al-Anfal Ayat 49

Artinya: “(Ingatlah), ketika orang-orang munafik dan orang-orang yang ada penyakit di dalam hatinya berkata: “Mereka itu (orang-orang beriman) ditipu oleh agamanya”. (Allah berfirman): “Barangsiapa yang bertawakkal kepada Allah, maka sesungguhnya Allah Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana“.

Surat At-Taubah Ayat 56

Artinya: “Dan mereka (orang-orang munafik) bersumpah dengan (nama) Allah, bahwa sesungguhnya mereka termasuk golonganmu; padahal mereka bukanlah dari golonganmu, akan tetapi mereka adalah orang-orang yang sangat takut (kepadamu)“.

Surat At-Taubah Ayat 63

Artinya: “Tidaklah mereka (orang-orang munafik itu) mengetahui bahwasanya barangsiapa menentang Allah dan Rasul-Nya, maka sesungguhnya neraka jahannamlah baginya, mereka kekal di dalamnya. Itu adalah kehinaan yang besar“.

Surat At-Taubah Ayat 67

Artinya: “Orang-orang munafik laki-laki dan perempuan. sebagian dengan sebagian yang lain adalah sama, mereka menyuruh membuat yang munkar dan melarang berbuat yang ma’ruf dan mereka menggenggamkan tangannya. Mereka telah lupa kepada Allah, maka Allah melupakan mereka. Sesungguhnya orang-orang munafik itu adalah orang-orang yang fasik“.

Kumpulan Ayat Allah Yang Menjelaskan Tentang Orang Munafik
Surat At-Taubah Ayat 68

Artinya: “Allah mengancam orang-orang munafik laki-laki dan perempuan dan orang-orang kafir dengan neraka Jahannam, mereka kekal di dalamnya. Cukuplah neraka itu bagi mereka, dan Allah melaknati mereka, dan bagi mereka azab yang kekal“.

Surat At-Taubah Ayat 79

Artinya: “(Orang-orang munafik itu) yaitu orang-orang yang mencela orang-orang mukmin yang memberi sedekah dengan sukarela dan (mencela) orang-orang yang tidak memperoleh (untuk disedekahkan) selain sekedar kesanggupannya, maka orang-orang munafik itu menghina mereka. Allah akan membalas penghinaan mereka itu, dan untuk mereka azab yang pedih“.

Surat Hud Ayat 5

Artinya: “Ingatlah, sesungguhnya (orang munafik itu) memalingkan dada mereka untuk menyembunyikan diri daripadanya (Muhammad). Ingatlah, di waktu mereka menyelimuti dirinya dengan kain, Allah mengetahui apa yang mereka sembunyikan dan apa yang mereka lahirkan, sesungguhnya Allah Maha Mengetahui segala isi hati“.

Surat Al-Ahzab Ayat 12

Artinya: “Dan (ingatlah) ketika orang-orang munafik dan orang-orang yang berpenyakit dalam hatinya berkata: “Allah dan Rasul-Nya tidak menjanjikan kepada kami melainkan tipu daya“.

Surat Al-Ahzab Ayat 48

Artinya: “Dan janganlah kamu menuruti orang-orang yang kafir dan orang-orang munafik itu, janganlah kamu hiraukan gangguan mereka dan bertawakkallah kepada Allah. Dan cukuplah Allah sebagai Pelindung“.

Surat Al-Munafiqun Ayat 1

Artinya: “Apabila orang-orang munafik datang kepadamu, mereka berkata: “Kami mengakui, bahwa sesungguhnya kamu benar-benar Rasul Allah”. Dan Allah mengetahui bahwa sesungguhnya kamu benar-benar Rasul-Nya; dan Allah mengetahui bahwa sesungguhnya orang-orang munafik itu benar-benar orang pendusta“.

Surat At-Tahrim Ayat 9

Artinya: “Hai Nabi, perangilah orang-orang kafir dan orang-orang munafik dan bersikap keraslah terhadap mereka. Tempat mereka adalah jahannam dan itu adalah seburuk-buruknya tempat kembali”.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s