Wakil Ketua MPR: Polisi Alat Kekuasaan Rezim, Sita #2019GantiPresiden Tukang Becak

Ketika kaos #2019gantipresiden disangkal timbulkan kepanikan ternyata berbeda. Faktanya bukan hanya pekimoin negeri yang panik. Para pengayom rakyat dinjajaran bawahpun sudahndidoktrin untukmpanik. Bahkan seorang becaknyang bersimbol #2019gantipresidenpun ditakuti, Wakil Ketua Majelis Syuro Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Hidayat Nur Wahid, mengkritik keras kepolisian yang seakan menjadi alat kekuasaan rezim. Ia menyoroti kasus di Binjai, Sumatera Utara, di mana kepolisian setempat hendak menyita tenda seorang tukang becak hanya karena berisi tulisan #2019GantiPresiden. “Saya sangat menyayangkan polisi yang justru tidak melaksanakan fungsi dasarnya sebagai pengayom masyarakat,” ujar Hidayat di Kantor DPP PKS, Pasar Minggu, Jakarta, seperti dilansir RMOL Jumat (20/4).

Tindakan kepolisian itu, lanjut Hidayat, akan menimbulkan ketakutan di masyarakat. Apalagi, kampanye #2019GantiPresiden tak masuk kategori pelanggaran berdasarkan keterangan Komisi Pemilihan Umum (KPU) sebagai penyelenggara Pemilu. “KPU dan Bawaslu tidak pernah mempermasalahkan tagar #2019GantiPresiden. Bahkan mereka mengatakan itu bukan bagian dari kampanye,” tegasnya.

Ia meminta kepada kepolisian untuk kembali kepada tugas pokok dan fungsinya untuk mengayomi dan menjaga keamanan masyarakat. Perihal pelanggaran kampanye, Hidayat mengingatkan bahwa ranah itu ada di bawah kewenangan KPU dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu). “Kalau penegak hukum terkait dengan pemilu tidak mempermasalahkan, maka polisi seharusnya tidak main mengamankan,” ucapnya lagi.

Kasus kepolisian yang ingin menyita tenda becak warga Binjai, Sumatera Utara, hanya karena bertuliskan #2019gantipresiden diungkap pertama kali oleh Ketua DPD PKS Kota Binjai, Fitra Syamsurizal. Ia melayangkan kritik kepada polisi lewat tulisan di akun facebooknya. “Klaim republik ini sebagai negeri demokratis sepertinya perlu diralat. Kebebasan berpendapat sudah dikekang. Mulut rakyat mulai dibungkam. Seperti yang dialami Supriadi. Abang becak di Cengkeh Turi, Kec. Binjai Utara ini didatangi oknum polisi yang mengaku dari Polres Binjai dan tenda becaknya hendak disita. Apa pasalnya? Karena tenda becaknya bergambarkan tanda pagar #2019gantipresiden,” tulis Fitra. Kepada RMOL Sumut, Fitra mengatakan, apa yang ia sampaikan itu adalah kejadian nyata, bukan hoax.

KPU: Bukan pelanggaran

Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Abhan menyatakan saat ini belum terdapat aturan yang melarang adanya gerakan #2019GantiPresiden. Apalagi saat ini belum terdapat penetapan pasangan calon presiden (capres) dan calon wakil presiden (cawapres) di Pemilihan Umum (Pemilu) 2019. “Itu belum diatur (di aturan Bawaslu), sementara saat ini juga belum ada pasangan calon presiden dan wakil presiden. Maka saya kita bom ada aturan larangannya,” kata Abhan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Senin (9/4).

Karena hal itu, dia menjelaskan belum dapat menindak adanya gerakan tersebut. Tak hanya Bawaslu, Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Arief Budiman juga menyatakan hal yang sama. Bahwa pihaknya belum memiliki aturan untuk gerakan yang ramai di media sosial tersebut. Untuk menyikapinya, Arief mengatakan semua pihak harus menyamakan definisi yang dilakukan oleh gerakan itu. Apa dapat dikategorikan sebagai bentuk kampanye atau tidak. “Tugas pertama kita mendefinisikan apakah kegiatan itu masuk kampanye atau bukan. Kalau kategori kampanye maka jelas dilarang,” ucap Arief.
Dia menjelaskan dalam Undang-Undang (UU) Nomor 7 Tahun 2017, kampanye Pemilu yang selanjutnya disebut kampanye adalah kegiatan peserta pemilu, atau pihak lain yang ditunjuk oleh peserta Pemilu untuk meyakinkan pemilih dengan menawarkan visi, misi, program dan citra diri. “Untuk Pilpres pesertanya belum ada, sebab belum ada penetapan capres-cawapres,” jelas Arief. Sebelumnya, koalisi Gerindra dan PKS kompak ingin menggagalkan Jokowi kembali memimpin Indonesia di Pilpres 2019. Kubu oposisi membuat gerakan #2019gantipresiden yang dibuat dalam bentuk gelang hingga kaus.

Sumber: rmol

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s