Jokowi Prabowo Sulit Terwujud, 66,7% Pemilih Prabowo Anti Jokowi

66,7% Pemilih Prabowo Anti Jokowi, Tidak Setuju Mereka Bersatu

Keinginan Jokowi untuk berpasangan dengan Prabowo tampaknya sulit terwujud. Karena survey menunjukkan para pemilih Prabowo adalah anti Jokowi yangbtidak setuju mereka berpasangan. Survei dilakukan pada pemilih Prahowo jika pada saat pilpres nanti, Prabowo menjadi wakil Jokowi, apakah anda bersedia/tidak bersedia memilih mereka? Hasilnya, hanya 16,7 persen pemilih Prabowo yang bersedia memilih pasangan Jokowi-Prabowo. Sebanyak 66,7 persen lainnya menyatakan tidak bersedia memilih Jokowi-Prabowo. Sementara 16,7 responden pemilih Prabowo lainnya tidak menjawab. Salah satu analisa yang melatar belakangi kondisi tersebut mungkin dapat disimpulkan sekitar 66,7% adalah bukan pemilih setia Prabowo tetapi paling konsisten Asal Bukan Jokowi atau Anti Jokowi.

Mayoritas pendukung Prabowo Subianto tidak setuju apabila Ketua Umum Partai Gerindra itu menjadi calon wakil presiden dan berpasangan dengan petahana Joko Widodo. Hal ini diketahui berdasarkan survei Media Survei Nasional (Median) 24 Maret-6 April 2018. Survei awalnya mengukur elektabilitas setiap calon. Hasilnya, Prabowo mendapatkan 20,4 persen suara responden, sementara Jokowi sebagai petahana masih teratas dengan 36,2 persen.

Survei lantas bertanya kepada 20,4 persen pemilih Prabowo: jika pada saat pilpres nanti, Prabowo menjadi wakil Jokowi, apakah anda bersedia/tidak bersedia memilih mereka? Hasilnya, hanya 16,7 persen pemilih Prabowo yang bersedia memilih pasangan Jokowi-Prabowo. Sebanyak 66,7 persen lainnya menyatakan tidak bersedia memilih Jokowi-Prabowo. Sementara 16,7 responden pemilih Prabowo lainnya tidak menjawab.

Direktur Riset Median Sudarto mengatakan, mayoritas pemilih Prabowo memang sejak awal tidak cocok dengan Jokowi. Oleh karena itu, mayoritas dari mereka tidak sepakat apabila Prabowo menjadi cawapres Jokowi. “Agak susah menyatukan Jokowi dan Prabowo, seperti minyak dan air,” kata Sudarto. Oleh karena itu, wacana menduetkan Jokowi-Prabowo yang saat ini berhembus, ia nilai sulit untuk terwujud. Sebab, sudah terjadi polarisasi pemilih kedua tokoh itu sejak pilpres 2014 lalu. “Masing-masing punya konstituen yang tidak suka satu sama lain,” ujarnya. Populasi survei ini adalah seluruh warga Indonesia yang memiliki hak pilih. Sampelnya sebanyak 1200 responden. Margin of error survei ini adalah plus minus 2,9 persen dengan tingkat kepercayaan 95 persen. Artinya, ada peluang angka survei meleset lebih besar atau kecil sampai 2,9 persen. Sampel dipilih secara random dengan teknik multisatge random sampling dan proporsional atas populasi provinsi dan gender. Sudarto menegaskan survei dibiayai secara mandiri.

Sumber: kompas

wp-1524383575414..jpg

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s