Prof DR Amien Rais: Kritisi Jokowi Pisahkan Politik dan Agama

wp-1523405019957..jpgwp-1523044686928..jpgwp-1523409315443..jpgwp-1523405019957..jpgwp-1523409315443..jpgwp-1523044686928..jpgwp-1524041980054..jpg

Prof DR Amien Rais dalam tausiyah usai mengikuti Gerakan Indonesia Salat Subuh berjemaah di Masjid Baiturrahim, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, Jumat (13/4) pagi. Dalam tausiyahnya Amien selain mengingatkan partai Allah yang mengehebohkan dunia politik itu. Ternyata juga mengkritik pernyataan Presiden Jokowi di Sibolga, Sumatera Utara soal pemisahan agama dari politik. “Ini presiden yang ilmunya pas-pasan… Sehingga kemudian memang untuk merekonstruksi bangsa kita ini, harus mulai dari rekonstruksi pimpinannya,” kata Amin seperti yang dilansir CNN Jumat, 13/04/2018 17:18 WIB 

Usai tausiyah, Amien menerangkan ada fakta gerakan ‘Ganti Presiden tahun 2019’ menyebar di Indonesia. Ia mengklaim dari kelas bawah, menengah, guru, hingga pegawai telah terpapar itu. “Terjadi karena Allah menghendaki, sebagai orang beragama yakin bahwa kekuasaan sepenuhnya di tangan Allah,” kata Amien. “Allah memberikan kekuasaan bagi siapapun yang dikehendaki, akan mencabut kembali dari siapapun yang dikehendaki. Saya tidak boleh mendahului takdir Allah, tapi prediksi boleh. Memang pamor pak Jokowi secara sistematik merosot terus,” Amien melanjutkan

Jokowi: Semua Pihak Agar Pisahkan Politik dan Agama

Presiden Joko Widodo saat meresmikan Tugu Titik Nol Peradaban Islam Nusantara di Kecamatan Barus, Tapanuli Tengah, Sumatera Utara, Jumat (24/3/2017), seperti dikutip Antara meminta semua pihak agar memisahkan persoalan politik dan agama. Tetapi perbedaan pendapat beberapa setelah itu segera diperbaiki oleh ulama yang saat ini semakin dekat dengan Jokowi. Ketua Majelis Ulama Indonesia Ma’ruf Amin mengatakan, secara garis besar, politik dan agama tak bisa dipisahkan. Agama dan politik menurutnya justru bisa saling menopang.

Ia mencontohkan upaya islam moderat seperti PBNU menyelesaikan soal Islam dan Pancasila serta hubungan antara Muslim dan non-Muslim. “Itu semua diberi landasan-landasan keagamaan. Sebenarnya antara politik dan agama saling menopang,” kata Ma’ruf seperti yang dilansir usai bertemu Presiden Joko Widodo di Istana Kepresidenan, seperti dilansir kompas Kamis (30/3).

sumber: CNN, Kompas

 

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s